Bekatul Indonesia

Rakyat Sehat, Indonesia Kuat

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2023 Manfaatkan Limbah Dedak Padi Jadikan Minuman Herbal Kaya Antioksidan

Dedak padi merupakan hasil samping penggilingan padi yang melimpah di Desa Denanyar dan sering terbuang sia-sia.

Dedak padi dikenal sebagai pakan ayam dan sapi.

Belum banyak yang dilakukan untuk mengolah bekatul sebagai makanan, padahal kandungan bekatul berkhasiat membantu penyembuhan dan mencegah berbagai penyakit.

Kandungan utama dedak padi adalah γ-orizanol, vitamin E, vitamin B, dan asam lemak tak jenuh.

Aktivitas antioksidan dan antiinflamasi senyawa tersebut bermanfaat untuk menurunkan kolesterol total, menurunkan risiko hipertensi, membantu penyembuhan diabetes, dan mencegah penuaan kulit.

Talitha Edelyn Nailah, Mahasiswa KKN TIM II Undip Tahun 2022, dari Farmasi Fakultas Kedokteran bersama warga Desa Denanyar membuat minuman jamu dari bekatul yang kemudian disebarluaskan kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Denanyar.

Bahan yang dibutuhkan hanyalah bekatul, diutamakan yang baru dihasilkan dari penggilingan. Alat yang digunakan adalah saringan, wadah, panci, dan wajan. Tahapan pembuatan minuman herbal bekatul, yaitu:

  1. Ayak bekatul
  2. Ayak kembali dengan saringan yang lebih kecil
  3. Kukus bekatul selama 15 – 20 menit. alasi bekatul dengan daun pisang atau kertas minyak. Bungkus tutup panci dengan kain.
  4. Sangrai bekatul hingga warna menjadi kecokelatan dan berbau harum.
  5. Ayak bekatul dengan saringan kecil
  6. Simpan bekatul dalam wadah kering dan tertutup rapat

Kegiatan ini akan berlangsung di rumah warga pada Minggu, 30 Juli 2023.

Kegiatan diawali dengan pembagian brosur berisi informasi manfaat bekatul bagi kesehatan dan resep minuman herbal berbahan bekatul.

Masing-masing manfaat dedak padi untuk kesehatan dijelaskan secara rinci.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan langkah-langkah pembuatan minuman herbal dedak padi.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari warga.

Warga terlihat antusias saat acara berlangsung dan aktif bertanya.

Ketertarikan warga tersebut bermula dari gagasan bahwa dedak padi yang biasa dijadikan pakan ternak bisa dikonsumsi sebagai minuman.

Produk minuman herbal dedak padi merupakan produk unggulan TIM KKN Desa Denanyar yang ditampilkan pada acara “Acara Kerja KKN KKN Undip” tingkat Kabupaten Sragen.

Minuman herbal dedak padi yang telah dikemas dan diberi label logo produk dibagikan kepada pengunjung.

Pengunjung tampak tertarik dengan produk ini, terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang dan banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Harapan dari dilaksanakannya program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat bekatul bagi kesehatan dan cara mengolah bekatul menjadi produk minuman.

Kedepannya, dedak padi tidak lagi sekedar menjadi pakan ternak atau dibuang begitu saja, melainkan bisa diolah menjadi minuman herbal.

Selain untuk dikonsumsi sendiri, minuman herbal dedak padi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual sehingga dapat menjadi sumber perekonomian masyarakat.

Source : https://news.hariannetwork.com/mahasiswa-kkn-tim-ii-undip-2023-manfaatkan-limbah-bekatul-menjadi-minuman-herbal-kaya-antioksidan/